Tailoring : Never ending learning.


Di beberapa kamus, Tailoring di definisikan sebagai "Pekerjaan Menjahit". Definisi ini walaupun ada benarnya tetapi, menurut saya, terlalu menyederhanakan. Memang benar bahwa salah satu tahapan dalam Tailoring adalah menjahit. Tapi itu hanya salah satunya saja.

Lantas, apa saja tahapan Tailoring?

secara umum tahapan atau cakupan Tailoring meliputi:
- mengambil ukuran
- membuat/memotong pola
- menjahit pola
- fitting
- finishing

Satu lagi, bahwa dalam melakukan semua pekerjaan diatas melibatkan unsur seni dan keterampilan. Sehingga menghasilkan Pakaian (clothing) yang sesuai (fit) dengan pemakai yang dikehendaki (personal).

Jadi, mungkin kalau boleh mendefinisikan, definisi saya adalah "seni-keterampilan membuat pakaian mulai dari berupa kain sehingga menjadi sebuah Pakaian yang sesuai (fit) dengan pemakai".
Terlalu panjang ya? Yah, namanya juga definisi versi sendiri.....hehehe

Awalnya, Tailoring mencakup semua jenis Pakaian. Baik pria maupun wanita. Namun sekarang ini (entah mengapa) Tailoring di identikkan dengan pakaian pria secara umum, dan beberapa jenis Pakaian wanita saja (untuk Pakaian wanita biasanya terbatas pada pakaian formal). Mungkin karena untuk pakaian wanita telah punya cabang keterampilan sendiri (dressmaking/haute couture)

Cara Belajar Tailoring.

Ada semacam asumsi (atau mungkin olok-olok) bahwa ilmu Tailoring bisa didapatkan lewat keturunan.

Asumsi ini jelas salah kaprah. Yang tepat adalah ilmu Tailoring bisa dipelajari siapa saja. Hanya saja untuk mempelajarinya dibutuhkan waktu yang cukup lama. Karena itulah seorang anak yang tumbuh di lingkungan Tailoring tentu saja punya peluang lebih besar untuk mendalaminya.

"Tailoring adalah ilmu praktek"

Anda tidak bisa belajar naik sepeda hanya modal angan-angan tanpa mempraktekkanya, bukan?
Seperti itulah Tailoring.

Memang telah hadir berbagai macam buku (sayangnya yang berkualitas bagus ber-bahasa Inggris) tentang Tailoring. Juga telah banyak pelatihan-pelatihan Tailoring online. Di sekolah-sekolah kejuruan pun juga diajari tentang dasar-dasar Tailoring ini. Tapi se-pengalaman saya, cara terbaik untuk mempelajarinya adalah melalui sistem Magang (Apprenticeship). Dan lewat cara inilah ilmu Tailoring ini diwariskan dari generasi ke generasi.

Seorang pembelajar Tailoring menjalani magang ini selama bertahun-tahun. Biasanya dimulai dari belajar hal remeh-temeh (seperti memasang kancing, mengobras, belanja alat-alat dll), dilanjutkan dengan nenjadi asisten seorang tukang, menjadi tukang dan seterusnya. Proses ini juga biasanya tidak dilakukan di satu tempat saja, melainkan dengan berpindah-pindah tempat. sehingga keahlian Tailoringnya berkembang seiring dengan bertambahnya pengalaman dan semakin kaya-nya dia dengan teknik-teknik Tailoring yang berbeda.

Apakah setelah itu semua dia sudah menguasai semua ilmu Tailoring?
sayangnya tidak. karena Tailoring ini keterampilan yang terus berkembang, maka Tailor yang sudah mapan pun tiap hari akan menemukan pengertian-pengertian baru.

Ya, belajar Tailoring mungkin sama menyenangkannya dengan hidup itu sendiri. Tiada hari berlalu tanpa sesuatu hal yang baru.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Komentari dengan g+ (dilarang spam)