Rok Belah Tutup | memadukan bentuk dan kenyamanan gerak

rok-belah-tutup

"Belah Tutup" adalah model Rok berfuring yang dibalik belah-nya ada kain tambahan yang ditempatkan pada furing/lining. Fungsi kain tambahan ini adalah untuk menutupi kaki, sehingga si pemakai bebas bergerak tanpa takut bagian kakinya terlihat oleh orang lain. Mungkin ada nama resmi untuk model rok seperti ini, tapi kami tidak tahu referensinya. Rok model "Belah-Tutup" berbeda dengan model "Pecah-Kopi". Bila pada Pecah-kopi, kain yang dibalik pecahan/belahan adalah lipatan dari pecahan/belahan itu sendiri. Sedangkan pada Belah-Tutup, kain yang dibalik pecahan/belahan adalah kain tambahan yang benar-benar terpisah dari pecahan/belahannya. Kain tambahan ini dipasang (digantungkan) pada furing/lining-nya. Karena itu Rok model Belah-Tutup ini, tidak bisa tidak, harus menggunakan furing/lining. Ide dasar dari model ini adalah untuk memadukan bentuk ramping atau menyempit pada bagian bawah rok, sembari memberikan kenyamanan gerak yang lebih bagi pemakainya.

Bagi wanita pekerja, kenyamanan gerak pada pakaian jenis rok adalah salah satu pertimbangan utama. Dengan rok yang bisa leluasa dipakai untuk bergerak, mereka bisa melakukan kegiatan-kegiatannya (seperti naik sepeda motor, menaiki tangga dan lain sebagainya) dengan nyaman. Model rok yang paling sesuai untuk kebutuhan ini adalah rok model A (bagian bawahnya melebar).

Disisi lain,  standard pakaian kerja resmi biasanya model roknya adalah model rok yang bagian bawahnya ramping atau menyempit. Ada juga yang memang pada dasarnya menyukai model rok ramping bawah ini, meskipun tidak diwajibkan oleh institusi atau lembaga tempat mereka bekerja (kelebihan model ramping bawah ini, salah satunya, adalah mempertegas feminitas pemakainya).

Pada titik ini, berarti ada dua kebutuhan yang harus dipenuhi oleh rok tersebut secara bersamaan. Yaitu :
1. Kenyamanan gerak dan
2. bentuk model.
Rok model Pecah-Kopi bisa jadi salah satu pilihan. Akan tetapi, menurut kami, kenyamanan gerak pada model Pecah-Kopi tidak bisa maksimal. Karena kebebasan geraknya sangat tergantung pada 2 hal.  Pertama pada berapa banyak lebihan kain yang ada dibalik lipatan pecahan/belahannya. Kedua pada berapa tinggi batas pecahan/belahannya.

Model rok yang paling bisa memenuhi dua kebutuhan diatas adalah model rok Belah-Tutup. Dengan kain tambahan yang ada dibalik pecahan/belahannya terpisah, maka otimatis geraknya tidak terikat pada lebihan kain, tetapi terikat hanya pada tinggi batas pecahan/belahannya saja.
rok-belah-tutup
Tinggi batas pecahan/belahan rok model Belah-Tutup bisa mencapai 50 cm, tanpa merusak bentuk ramping bawah ketika dipakai.

Bahan dan persyaratan.
- Bila untuk satu stel (bersama sekalian blazernya), bahan yang dibutuhkan sama dengan model rok yang lain.
- bila rok saja, kain yang dibutuhkan minimal 1.5 meter.
- kain 2.5 meter bisa dipakai untuk 2 rok.
- disyaratkan memakai furing/lining (untuk menempatka kain tambahan)

Pembuatan :
Cara menjahit rok model Belah-Tutup ini sedikit berbeda dengan model rok lainnya. Perbedaannya terletak pada pemasangan furing/lining-nya. Caranya adalah dengan memasangkannya secara saling bertukar, furing/lining badan depan dipasangkan dengan Badan Belakang. Dan furing/lining badan belakang dipasangkan dengan Badan Depan.

Contoh Badan Depan:

Badan depan rok belah tutup
Penampakan dengan bahan utama diatas


Rok-belah-tutup
Penampakan dengan furing/lining diatas

Perhatikan gambar diatas.
- Badan depan yang tidak ada pecahan/belahannya dipasangkan pada furing/lining yang ada pecahan/belahannya.
- Perbedaan panjang antara bahan utama dan furing/lining sekitar 4 sampau 5 cm.

Contoh Badan Belakang:

rok-belah-tutup
Penampakan dengan bahan utama diatas


rok-belah-tutup
Penampakan dengan bahan utama diatas

Perhatikan gambar diatas,
- Badan Belakang yang ada pecahan/belahannya, dipasangkan dengan furing/lining yang tidak ada pecahannya.
- Ada kain tambahan  (dari kain yang sama dengan bahan utama) yang di pasang/gantung pada furing/lining.
- Panjang Bahan Utama dan furing/lining adalah sama (atau boleh juga selisih 0.5 sampai 1 cm.

Penutup.
Dengan instalasi kain tambahan seperti diatas, menjadikan Rok Belah-Tutup tetap ramping/menyempit ketika dipakai dalam keadaan diam. Dan juga memungkinkan kaki si pemakai untuk bergerak bebas dengan nyaman dan tentu saja dengan menutupi bagian-bagian kaki yang tidak ingin terlihat. Jadi, kebutuhan akan model bentuk dan kenyamanan gerak, terpenuhi keduanya.
rok-belah-tutup

Salam Pembelajar.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Komentari dengan g+ (dilarang spam)