Sejarah blazer

Salam,
Blaser adalah pakaian atasan seperti jas yang bersifat semi formal. Dipercaya nama atau istilah Blaser (dan mungkin sebagian besar nama/istilah pakaian lainnya) ini muncul pertamakali di Inggris. Ada banyak versi sejarah tentang munculnya nama atau istilah blaser. Tetapi yang paling masyhur dan dipercaya, ada dua. 

VERSI PERTAMA.
Kisah pertama datang dari sebuah universitas ternama di inggris, Saint Jhon College, Cambridge. Di universitas ini pada tahun 1825 didirikan sebuah club dayung yang beranggotakan 12 orang dengan nama Lady Margaret Boat Club. Club dayung ini mempunyai seragam yang tidak lazim ketika itu. Potongannya seperti jas biasa namun berwarna merah menyala (pakaian masyarakat inggris ketika dikenal menghindari warna-warna non- tradisonil yang mencolok), dengan lis/pipa pinggiran lapel berwarna putih, kancing yang berwarna emas atau perak, dan dipadukan dengan celana berwarna putih.

Asal usul sejarah blaser

Sebagai sesuatu yang tidak lazim, seragam club dayung ini kemudian menjadi buah bibir masyarakat ketika itu. Mereka menyebutnya "Blazer", berakar dari kata Blaze yang berarti menyala atau menyilaukan.

Club dayung Lady Margaret Boat Club ini masih ada sampai sekarang dan tetap memakai seragam yang sama dengan para pendahulunya.

VERSI KEDUA.
versi kedua datang dari pasukan kerajaan Inggris, lebih tepatnya dari divisa angkata laut yang bernama H.M.S Blazer.

Pada tahun 1837, dalam rangka menyenangkan Ratu Inggris ketika itu yang akan melakukan inspeksi pasukan, Komandan pasukan H.M.S Blazer ini mewajibkan anggotanya menyeragamkan pakaian pasukannya (ketika itu angkatan laut Inggris tidak punya seragam standard resmi). Seragam itu berpotongan jas double-breast berwarna biru tua/blue navy, juga dengan kancing dari kuningan dengan logo angkatan laut.

Blue navy blazer

Upaya komandan pasukan H.M.S Blazer ini berhasil. Ratu Victoria sangat terkesan dengan seragam itu dan kemudian menyuruh seluruh angkatan lautnya mengenakan seragam yang sama. Sampai sekarang warna biru tua yang sama, dianggap sebagai warna standard bagi Blaser dan disebut sebagai blue-navy.

Itulah dua versi tentang sejarah penamaan/istilah Blazer. Dari segi tahun, kita bisa lihat bahwa versi Lady Margaret Boat Club terjadi lebih awal dibandingkan versi H.M.S Blazer. Meskipun demikian, yang paling masyhur dan dipercaya di dunia Tailoring adalah yang kedua, yaitu versi H.M.S Blazer. Perlu dijadikan pertimbangan  juga bahwa trend setter cara berpakaian masyarakat inggris ketika itu adalah kalangan bangsawan. 

Sekian, dan Salam Pembelajar

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Komentari dengan g+ (dilarang spam)